
Permohonan PR
Cara Mengelola Dokumen Permohonan PR Singapura dan Menghindari Penolakan
Ketika Anda mengajukan permohonan PR Singapura atau mengajukan permohonan kewarganegaraan Singapura, Anda perlu menyadari bahwa informasi yang keliru pada isian atau dokumen yang diserahkan dapat menyebabkan penolakan permohonan Anda. Pengajuan secara elektronik mungkin tampak mudah, tetapi sebenarnya lebih rumit daripada kelihatannya.
Oleh karena itu, cara Anda menyiapkan dan menata dokumen sangat penting, dan salah satu cara untuk membantu meningkatkan peluang Anda adalah dengan menggunakan jasa agensi permohonan PR yang berpengalaman.
Dalam artikel ini, kami akan membahas kemungkinan-kemungkinan yang dapat muncul dalam pengajuan Anda dan bagaimana kami akan mengurangi risiko dari kesalahan-kesalahan tersebut.

1. Dokumen Hasil Pindai
Banyak pemohon mengirimkan dokumen hasil pindai dengan resolusi yang buruk. Penting untuk diperhatikan bahwa dokumen seperti Paspor, Akta Kelahiran dan/atau Sertifikat Kualifikasi, harus dipindai dengan jelas dan dengan penempatan yang benar.
Jika dokumen-dokumen ini rusak, robek, atau kusut, agensi permohonan PR akan memeriksa untuk Anda apakah dokumen tersebut dapat digunakan untuk pengajuan. Jika tidak, agensi akan memberi saran apakah Anda perlu memperoleh salinan dokumen ini dari otoritas yang berwenang atau kedutaan besar.
Tips:
Pastikan semua dokumen asli dalam kondisi baik sebelum dipindai. Pindai ulang sebelum pengajuan secara elektronik jika diperlukan.
2. Foto
Sebagian pemohon lebih memilih mengambil pas foto menggunakan ponsel, yang sayangnya dapat menghasilkan gambar berkualitas rendah.
Ikuti panduan berikut saat mengambil foto Anda:
- lebar 35mm dan tinggi 45mm, tanpa bingkai, dan diambil tidak lebih dari 3 bulan lalu;
- Jangan memakai penutup kepala kecuali Anda memakainya secara rutin dalam menjalankan adat keagamaan atau adat kesukuan. Namun, penutup kepala tidak boleh menutupi fitur wajah Anda;
- Wajah Anda harus berukuran antara 25mm dan 35mm dari dagu hingga puncak kepala, dan difoto dengan latar belakang putih polos dengan hasil akhir doff atau semi-doff;
- Anda harus menatap lurus ke arah kamera.
Tip:
Hindari permohonan Anda ditolak hanya karena foto tidak jelas, pecah, atau berkualitas rendah. Ambil foto Anda di studio foto profesional. Selain itu, pastikan tidak ada bayangan pada latar belakang.
3. Dokumen yang Dinotariskan
Dokumen perjalanan seperti paspor dan dokumen pendukung lainnya biasanya ditulis dalam bahasa negara asal. Dalam hal ini, Anda harus melengkapi permohonan Anda dengan terjemahan yang dinotariskan oleh penerjemah profesional.
Dokumen terjemahan ini harus dalam bahasa Inggris dan diverifikasi oleh anggota Singapore Academy of Law. Bukti notarisasi dapat dilihat pada cap merah.
Tip:
Periksa semua dokumen Anda dan pastikan tersusun dengan rapi. Dokumen yang tidak dalam bahasa Inggris harus diterjemahkan dan dinotariskan.
4. Formulir Pernyataan
Adalah hal yang lazim bagi pemohon untuk memiliki nama keluarga yang berbeda pada beberapa dokumen, seperti kartu identitas dari negara asal atau Sertifikat Kualifikasi, dibandingkan dengan yang tertera pada paspornya.
5. Dokumen Pendidikan
Sebagian pemohon PR mungkin tidak dapat menyerahkan sertifikat kualifikasinya. Mereka mungkin kehilangan sertifikat tersebut, termasuk transkripnya, atau memang tidak memiliki salinannya. Silakan konsultasikan dengan agensi permohonan PR tentang cara mengatasinya tanpa memengaruhi permohonan, dan mereka dapat membantu memperlancar proses ini.
Tip:
ICA hanya mewajibkan Anda menyerahkan kualifikasi tertinggi Anda. Jika ada detail penting yang terlewat dalam kualifikasi akademik Anda, hubungi universitas atau institut tempat Anda belajar.
Kesimpulan
Hal yang paling penting untuk diingat adalah bahwa setiap tahap proses itu penting, jangan dilewati atau diabaikan. Setiap dokumen itu penting dan akan meningkatkan peluang Anda. Setiap dokumen yang diserahkan harus 100% akurat dan lengkap.
Untuk memenuhi panduan yang ditetapkan oleh ICA, Anda harus mengingat tips singkat di atas dalam mengelola dokumen sebelum pengajuan akhir.
Biarkan agensi PR yang berpengalaman membimbing Anda sepanjang proses. Dengan demikian, proses ini tidak akan merepotkan Anda.





